ini hari keempat saya di sulawesi utara. Lanjutan dari post saya kemarin yang akan tinggalkan kota palopo, sejak tgl 1 saya sudah berangkat dari bandara sultan hasanuddin ke bandara manado sam ratulangi.
Kepergian saya rencana awal adalah sekeluarga ikut bersama ke Bitung, tapi pas taunya bulan april akan memasuki bulan suci Ramadhan maka saya dan istri sepakati untuk keluarga nyusul saja. Karena fikiran kami Sulawesi Utara mayoritas nonmuslim otomatis suasana Ramadhan tidak hidup. Yang buat saya tenangsaat mereka akan berangkat dari rumah, Kakak Maryam, kakak Zulaikha dan adiknya Luqman tidak rewel. Beda saat pertama kali keluar tugas luar kota dulu. Apa mereka sudah paham atau krn paginya saya sudah rangkul dan main bersama. Khusus Zulaikha anak solehaku yg kayak Ratu ini, semalam suntuk dibuat saya tidak tidur nyenyak. Dari jam 3 dini hari hingga terbit matahari digendong terus, gmana gak remuk badanku ini. Bocah 16kg digantung dibadan berjam2😊
Alhasil saya berangkat kebandara dlm kondisi kurang tidur dan pegel linu🤣...
tapi krn sayang anak itu merupakan moment manis untuk diceritakan. Toh nanti Zulaikha udah gede dan dewasa bisa baca ulang tulisan ini😊😍.
Istri jugaa demikian, gak terlalu sedih gmana gitu jauh dari saya mungkin pengalaman waktu kepalopo kali ya😁.
Pengalaman baru saya alami yaitu saat dicegat dibandara tujuan😨......
Saya lanjut dilain kesempatan yah...mau siap2 kerja again😊