Baru sempat lagi buat cerita, mumpung bocah dan bocilku sudah tidur semua😋, indona juga ikut bobo.jd yah sempatkan aja buat cerita singkat.
Jadi gini yah, hidup merantau itu ada suka dan dukanya.kalau ikuti hati pasti ada pertentangan tapi jika dahulukan positif thingking dr Sang Pengatur Waktu Allah SWT hidup kemanapun, jauh gmanapun atau susah gmanapun pasti penuh hikmah dan berkah.
Saya ke Palopo bulan Agustus 2020, masih sendiri biar bisa fokus dengan opening Pizza Hut Palopo, 2 bulan setelah itu baru nyusul keluargaku semua diantar oleh kakeknya. Disini awal cerita kami ditanah rantau bermula. Jauh dari keluarga inti bukan hal biasa buat istriku, dr lahir sampai menikah belum pernah jauh dari keluarganya, awal kehidupan dipalopo dia sering dihantui kerinduan kampung halaman serta saudara2nya semua. Itu semua saya maklumi dan saya biarkan dia tegar mandiri hidup bersama suaminya😊.
Seiring waktu kesedihan itu mulai berkurang, sibuk dengan anak-anaknya sehingga terbagi waktu merenungnya.
Saya mulai jalin silaturrahmi ke tetangga, kerabat dari mertua dan sahabat2nya mertua yg kebetulan ada dikota ini. Sehingga hari-hari kami lalui dengan bahagia😊
Yang paling bahagia menurut saya pastilah anak2 solehaku Maryam dan Zulaikha, mereka sibuk main dengan teman2 barunya, main panas2an yg selama ini gak pernah dilakukan. Main kotor2 dengan bocah kompleks juga saya ijinkan sehingga mereka bisa tumbuh besar dengan jiwa sosial yang baik. Belum lagi tetangga saya campur ada nonmuslim dan muslim sehingga benar2 brbeda dari kampung halaman di gowa😀 karena disini dekat dengan kota toraja sehingga maklum kalau setiap kompleks pasti ada nonmuslim.
Upss kenapa na bahas komplek warga jadinya😛,
jadi dalam beberapa hari kedepan kami siap-siap lagi ke Bumi paling utara Pulau sulawesi, tepatnya kota Bitung SULUT. Yah sulawesi utara itu kota tujuan kami berikutnya. Alhamdulillah dengan bekal pengalaman merantau ke palopo akhirnya saya bisa bujuk ajak keluarga juga tinggal disana. Akan lebih banyak cerita pastinya jika kami bisa jalan jauh bersama-sama.
Keinginan Perusahaan sulit ditebak, tapi yah begitulah kita menyikapinya sebagai karyawan disebuah intansi swasta. Hadapi dan kamu akan bisa laluinya. Semoga kepercayaan ini saya bisa pikul dengan sangat bijaksana dan tanggungjawab.
Pertanyaan tentu banyak yg dilontarkan ke kami mulai dari keluarga dan rekan2, knp jauh sekali perginya, kasihan anak2mu masih kecil2 sudah jauh perginya, gmana kamu disana yg dominan warga nonmuslim, gmana...gmana😊
yah itulah yg terjadi. Jadi sebelum saya putuskan saya langsung minta doa restu ibunda tercinta dan mertua saya. Minta doa dan keikhlasan mereka biarkan anak dan cucu2nya merantau ke kota jauh. Alhamdulillah doa danrestu merekalah sehingga kami lapang dada kesana in sya Allah.
belum habis dikupas tuntas kota palopo dan sekarang harus siap2 kupas tuntas kota bitung😋.
jadi secara keseluruhan tinggal dikota palopo ini menyenangkan sekali, bebas macet paling utama, bebas polisi lalulintas🤣, makanan khas yg enak2, wisata alam yg memukau, minim kriminal dan kota hujan. Karena jeda paling lama matahari terik itu saya perhatikan hanya 3 hari setelah itu byurrrr beserta kilat dan guntur. dan masih banyak lagi hal2 menarik yg tdk sempat saya bahas disini.
I Love Palopo see u next time....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
pengunjung budiman, silahkan tinggalkan pesan yang baik dan membangun yah...terima kasih